Bulu tangkis menjadi olahraga kebanggaaan bangsa Indonesia. Olahraga ini mengharumkan bangsa Indonesia dalam berbagai ajang kejuaraan dunia internasional. Olahraga ini pun melahirkan pebulutangkis-pebulutangkis Indonesia berkelas dunia. Dalam bagian acara parade obor Asian Games 2018 di Gedung Sate Bandung pada Hari Sabtu 11 Juli 2018, Taufik Hidayat yang turut mengambil bagian dalam acara tersebut, menuturkan pandangannya tentang perkembangan olahraga bulu tangkis di Indonesia.

Gambar 1. Taufik Hidayat

Menurut mantan pebulutangkis yang terkenal dengan backhand smash yang mematikan ini, perlu dibangun stadion bulutangkis berkelas dunia di Jawa Barat. Sebabnya, atlet peraih medali emas cabang bulu tangkis Olimpiade selama ini berasal dari Jawa Barat. “Kalau dilihat sejarahnya, medali emas Olimpiade dari Jabar semua”, tuturnya, dilansir dari situs kompas.com.”Tahun 1992 Susy Susanti, 1996 Ricky Subagja, 2000 Chandra Wijaya, 2004 saya, 2008 Markis Kido”, tuturnya.

Peraih emas cabang bulutangkis Olimpiade 2004 Athena ini pun menyayangkan tak ada stadion bulu tangkis berstandar dunia di Jawa Barat. “Cuma Jabar tidak punya lapangan (berkualitas) internasional”, tuturnya. Taufik pun mengutarakan bahwa stadion olahraga di Jawa Barat hanya sekelas PON atau ajang olahraga yang digunakan untuk kompetisi olahraga berstandar nasional. “Bangunnya tanggung hanya sekelas PON, sayang padahal atlet potensial di Jabar itu paling banyak”, tuturnya.

Padahal, menurutnya, Jawa Barat menjadi ladang atlet-atlet bulu tangkis kelas dunia. “Potensi Jawa Barat menghasilkan atlet kelas dunia dan menjadi tuan rumah kejuaraan dunia sangat bagus”, tambahnya. Karena tak ada lapangan berkualitas Internasional. Tak ada kejuaraan bulu tangkis berskala internasional di Jawa Barat. “Jadi (Jawa Barat) sekarang tidak bisa mengadakan event internasional, karena sekarang lapangan ada standarnya”, tuturnya.

Terkait peluang Indonesia dalam ajang Asian Games kali ini, Taufik menuturkan bahwa atlet-atlet Indonesia memiliki tantangan yang lebih besar. Karenanya, mesti memanfaatkan setiap peluang. “Sebagai tuan rumah tantangan lebih besar, kita harus manfaatkan semaksimal mungkin”, tuturnya, dilansir dari situs republika.co.id. Taufik pun menyoroti cabang olahraga bulu tangkis sebagai

cabang olahraga yang mesti mendapat fokus dan perhatian yang lebih besar. Sebabnya, poros kekuatan bulu tangkis berada di Asia. Apalagi saat ini kekuatan bulutangkis dunia dari Asia”, tuturnya. Dalam ajang Asian Games kali ini, Indonesia memasang target masuk 10 besar Asian Games 2018

Nah, apakah otoritas terkait setempat akan mewujudkan keinginan seorang Taufik Hidayat yang merupakan seorang legenda bulu tangkis Indonesia yaitu dibangunnya stadion bulu tangkis berstandar Internasional di Jawa Barat? Bila terdapat stadion bulu tangkis berstandar Internasional di Jawa Barat, mengingat Jawa Barat adalah ladang atlet bulutangkis potensial, tak tertutup kemungkinan akan menghasilkan atlet-atlet bulutangkis papan atas yang akan mengharumkan nama bangsa dalam berbagai kejuaraan dunia. Kita tunggu saja…

Oleh: Rahadian

(mas_rahadian@yahoo.co.id)

Referensi:

  • https://olahraga.kompas.com/read/2018/08/12/10551808/jawa-barat-harus-punya-arena-bulu-tangkis-berstandar-internasional
  • https://republika.co.id/berita/asian-games/news-asian-games-2018/18/08/11/pdaqkh280-taufik-hidayat-antusias-bawa-obor-asian-games-2018

Gambar:

  • https://c1.staticflickr.com/2/1330/1124338555_032e55857d.jpg

Lihat juga: