Indonesia melahirkan atlet-atlet badminton berkelas dunia. Nah, berbicara mengenai atlet badminton Indonesia berkelas dunia, kita mesti membahas seorang Taufik Hidayat. Selain menjadi legenda hidup bagi pecinta badminton Indonesia, Taufik pun menjadi legenda hidup bagi pecinta badminton dunia. Bersama Peter Gade, Lee Yong Dae, Lin Dan, dan Lee Chong Wei, Taufik masuk ke dalam jajaran Yonex Legends. Agenda Yonex Legends yaitu memperkenalkan dan mempopulerkan olahraga ini ke berbagai penjuru dunia. Para legenda badminton ini, yang dihuni oleh lima orang ini, mengemban tugas tersebut.

Gambar 1. Taufik Hidayat

Sebagai seorang legenda, Taufik memiliki jurus ampuh yang menakutkan dan mematikan lawan. Jurus tersebut yaitu backhand smash. Dalam lingkup internasional ataupun nasional, Taufik begitu identik dengan jurus tersebut. Secara mendasar, backhand smash yaitu men-smash shuttlecock dengan membelakangi jaring. Seorang Taufik Hidayat mampu melakukan smash ini sangat keras. Bahkan, salah satu backhand smashnya menembus kecepatan 206 kilometer per jam. Terkadang, backhand smash tak dapat dikembalikan oleh lawan. Memang, tak semua atlet badminton mampu melakukannya begitu keras.

Karena jurus backhand smash mantan pemain badminton kelahiran 10 Agustus 1981 ini begitu melegenda, nama suami Ami Gumelar ini dan jurus andalannya tersebut diceritakan salah satu komik Jepang bertema badminton. Dalam komik tersebut, dikisahkan ada seorang atlet badminton yang mampu melakukan backhand smash sebaik dan semumpuni pebulutangkis yang lahir di Bandung ini.

Berbicara tentang legenda hidup badminton ini, kita pun mesti juga membahas perseteruan panasnya dengan Lin Dan, legenda badminton asal China. Keduanya tak dapat dipungkiri memang menjadi musuh bebuyutan. Pertandingan antar keduanya pun mengundang banyak jutaan mata. Perseteruan keduanya disebut-sebut sebagai salah satu perseteruan terpanas dalam kompetisi olahraga badminton. Meskipun saling berivalitas, Lin Dan menuturkan bahwa ia sangat mengagumi Taufik Hidayat. Menurut Lin Dan, Taufik Hidayat adalah seorang pemain badminton yang sangat berbakat.

Sebagai seorang legenda, Taufik tentunya memiliki deretan prestasi prestisius. Beberapa prestasinya dalam nomor tunggal putra antara lain medali emas Olimpiade 2004 Athena, medali emas Asian Games 2002 Busan, medali emas Asian Games 2006 Doha, medali emas Asian Games 1998 Bangkok, medali emas SEA Games 1999 Filipina, dan medali emas SEA Games 2007 Thailand.

Pada tahun 2012, Taufik mendirikan Taufik Hidayat Arena di Ciracas Jakarta Timur. Sekitar dua tahun kemudian, Taufik Hidayat resmi pensiun dari olahraga badminton pada tahun 2014. Memang, era kejayaan Taufik Hidayat sudah berakhir. Namun, kita berharap semoga muncul seorang Taufik Hidayat selanjutnya sehingga olahraga badminton ini semakin seru. Tak hanya bagi publik Indonesia saja, tetapi juga bagi publik dunia. Nama Indonesia pun, dalam berbagai turnamen badminton, akan semakin harum. Lagu Indonesia Raya pun tentunya akan berkumandang. Indonesia pun akan menambah koleksi gelar juara badminton.

Oleh: Rahadian

(mas_rahadian@yahoo.co.id)

Referensi:

  • http://legends.yonex.com
  • https://www.google.co.id/amp/s/m.liputan6.com/amp/3630021/teknik-pukulannya-melegenda-taufik-hidayat-masuk-dalam-komik-jepang
  • https://www.google.co.id/amp/s/m.bola.com/amp/2618676/lin-dan-buka-bukaan-soal-tato-keluarga-dan-taufik-hidayat
  • https://id.m.wikipedia.org/wiki/Taufik_Hidayat

Gambar:

  • http://www.yonexusa.com/_assets/images/Taufik5-12TANG0624.jpg

Lihat juga: