Untuk artikel kali ini saya akan membuat saran dimana saran saya diterima atau tidaknya oleh pembaca ataupun masyarakat.

Untuk itu saya akan mebahas tentang judul “Supporter Security”.

Untuk artikel kali ini saya akan membuat saran dimana saran saya diterima atau tidaknya oleh pembaca ataupun masyarakat.

Untuk itu saya akan mebahas tentang judul “Supporter Security”.

a. Kekerasan dimasa lalu sampai sekarang

Bukan hanya sekarang terjadinya kekerasan antar supporter bola melainkan antar kelompok RT, Kampung, Pelajar dan sebagainya. Dari tahun 2012 lalu sampai September 2018 sekarang sudah tewas nya nyawa ± 54 orang dikarenakan kekerasan Supporter Club bola di Indonesia.

Namun jika terus begini keadaanya, maka tidak mungkin persepakan bola di Negeri kita tercinta ini akan mengalami terporosnya citra olah raga yang di mainkan 11 (sebelas) pemain.

Bukan hanya disitu saja, kemungkinan berimbas pada kalangan remaja atau generasi yang akan datang, tidak menutup kemungkinan dimana contoh kekesaran akan ditirukan oleh generasi muda supporter, karena kita tahu bahwa perbuatan baik (positive) lebih lambat/rentan di dicerna daripada perbuatan Buruk (negative).

b. Mengatasi Kekerasan antar Soporter

1. Membuat Team Security Suporter

Dimana team SECURITY SUPORTER ini di adakan/dibuat masing-masing di berbagai Club bola di Indonesia.

2. Cara kerja

Seperti judulnya “Security Supporter” yaitu hanya untuk KEAMANAN di area / tribun pertandingan.

Untuk membuat keamanan di area pertandingan ada beberapa point diantanya:

a) Team dibentuk 500/1000 orang, lebih aman perbandingan 60% supporter /30% Security Sopporter.

b) Team ini menjaga pintu masuk dan keluarnya supporter lawan.

c) Team ini bergabung dengan supporter lawan.

d) Team menggunakan atribut tuan rumah dengan desain security demi menjaga/menetralisir tribun lawan.

e) Team ini megelilingi dari atas, kiri, kanan, bawah tribun lawan selayaknya aparat.

f) Team menyapa, menyambut dan bersalaman dengan sopporter lawan yang akan masuk ke dalam teribun, dengan ini rasa perdamaian dan kekeluargaan akan datang dalam dirinya masing-masing.

g) Setiap team menggunakan ID tertentu dan tidak di pungut tiket disetiap pertandingan/melaksanakan kewajiban sebagai team tersebut.

h) Setiap anggota mendapatkan Seragam lengkap, kaos, sweater/jaket, PIN, Topi.

3. Kerjasama antar Suporter Security

Tidak mudah untuk menjalankan suatu peraturan dimana kita membutuhkan orang - orang yang bisa dipercaya, punya rasa kekeluargaan, perdamaian, dan solidaritas sesama kawan maupun lawan.

Karakter tersebut harus ada di lingkungan Team ini, dikarenakan bisa membawa kawan atau lawan menjadi dingin dan bisa mengajak sosialisasi antar supporter, maka dari itu harus benar-benar orang yang punya kriteria tersebut.

4. Ketua/ pengurus Supporter Security

Dimana ada Team pasti ada ketua yang bisa dipertanggujawabkan dimana sauatu saat akan ada kejadian/ kerusuhan yang melibatkan Team Supporter Security hanya ketua itulah yang dikenakan sangsi, dan ketua mengenakan sangsi kepada team nya sesuai perjanjian antara ketua dan team. Maka dari itu harus punya ketua yang penuh tanggungjawab, ramah, santun dan tentunya bisa mengayomi supporter lawan dan tentunya juga melibatkan pejabat daerah yang harus mendukung penuh terhadap Ketua Team.

Tidak cukup disitu, ketua team harus membuat peraturan dasar tentang menjadi anggota team dan sangsi apa yang tepat bila terjadinya pelanggaran terhadap anggota team tersebut.

c. Anggaran biaya ketua dan team

Seperti yang saya tulis diatas, kita harus didukung penuh oleh pejabat daerah dan nantinya bisa dapat anggaran, dari situlah kita bisa mengajukan proposal dan sebagainya, dan juga bisa mengambil dari hasil penjualan tiket.

Untuk membayar/menggaji team Security Suppoter ini tergantung Ketua team yang memutuskan, yang paling pokok tidak di pungut tiket saat pertandingan/melaksanakan kewajiban sebagai anggota team.

Honor untuk anggota hanya dibayat saat melaksanakan sebagai team saat berlangsungnya pertandingan.

d. Motivasi

Kita dilahirkan di tanah yang sama, bendera yang sama, satu bangsa Indonesia, kita tidak selamanya hidup di kandang sendiri, kita harus lihat berapa banyak saudara, adik, kaka dan kerabat diluar sana yang berada diluar kandang, apa kita tidak bisa melihat kearah sana, nyawa kita hanya satu tidak bisa di tambah, manusia bukan binatang yang bisa kita injak, caci maki dan dibunuh semaunya, mereka punya club/fans nya masing-masing yang harus dia dukung sama seperti yang lain. Apasalahnya kalau mereka mendukung, mereka bayar tiket, ongkos dia punya sendiri, kita tidak di rugikan, yang harus kita renungi banyak mereka yang merugikan rakyat besar (KORUPTOR) yang harus kita benci, yang seenaknya memakai uang kita dimana kita harus membayar Pajak Kendaraan, Rumah, Kesehatan dan sebagainya.

Maka dari itu kita supporter se Indonesia dimanapun berada, menjadi supporter bukan untuk menjadi arogan,ganas tapi hanya untuk mendukung pemain, melampiaskan dukungan, menang atau kalah toh kita tidak dapat untung. Menang kita senang Kalah kita tetap dukung, karena meskipun kalah kita tidak bisa merasakan bermain sekuat tenaga di lapangan hijau. Kita hanya bersuara/teriak di atas tribun, kita hanya makan dan minum diatas tribun, mari kita junjung persaudaraan diantara supporter.

e. Penutup

Tidak terasa saya membuat ratusan atau mungkin ribuan huruf dan akhirnya saya sampai dihalaman penutup ini, saya sebagai warga Indonesia mengucapkan terima kasih telah membaca, bahkan menjadikan artikel ini sebagai pertimbangan untuk kedepanya, saya hanya menulis kurang lebihnya kalian semualah yang menilai artikel ini. Salam ke semua Supporter se Indonesia dimanapun berada, ingat ;

Satu Bangsa Satu Bahasa Kita, Kemanusiaan yang adil dan Beradab, silih asah silih asih silih asuh”.