Bersepeda

Panas

puncakbukit
Aksi Spektakuler Bersepeda Melawan Gravitasi
Pernahkah kita melihat aksi freestyle memukau yang dilakukan dengan sepeda BMX? Nah, aksi serupa bisa juga dilakukan dengan sepeda gunung. Tentu saja, sepeda gunung dengan spesifikasi yang dikhususkan untuk melakukan aksi tersebut. Melakukan aksi serupa dengan sepeda gunung disebut slopestyle. Aksi slopestyle memang sangat menghibur orang yang menyaksikannya. Para penonton disuguhkan manuver-manuver berkelas menawan melawan gravitasi bumi. Misalnya, memiringkan sepeda, berputar-putar ke arah depan ataupun belakang ataupun melepaskan stang sepeda. Dalam ruang lingkup internasional, Crankworx World Championship menjadi ajang dunia kompetisi slopestyle yang bergengsi. Ajang yang digelar oleh Freeride Mountain Bike Association ini rutin diselenggarakan dari tahun 2004. Berbicara mengenai ajang Crankworx World Championship, kita pun mesti berbicara tentang Bret Rheeder. Ia termasuk salah seorang raja ajang ini yang memiliki segudang trik bermanuver. Bret mulai mengikuti Crankworx World Championship sejak usia 17 tahun. Pada seri pembuka Crankworx World Championship 2018 yang berlangsung pada 17 hingga 24 Maret 2018, Bret Rheeder keluar sebagai juara. Ia memperoleh poin 94.25.Posisi kedua yaitu Thomas Genon yang meraih 91,5 poin. Posisi ketiga yaitu Diego Chavez Asi yang meraih 90,5 poin. Olahraga slopestyle termasuk memang olahraga yang membutuhkan konsentrasi dan teknik tinggi. Bila kurang berkonsentrasi ataupun melakukan kesalahan kecil saja dalam melakukan teknik, tak tertutup kemungkinan, akan tak berhasil melakukan manuver lalu terjatuh. Karenanya, agar menjadi seorang atlet slopestyle yang tangguh, memang membutuhkan latihan keras. Tentu saja, agar menguasai trik-trik melakukan manuver. Brett Rheeder, juara seri pembuka Crankworx World Championship 2018, menuturkan bahwa ia begitu berlatih keras sejak musim dingin. Bret yang mulai mengikuti beragam kompetisi slopestyle sejak usia 14 tahun ini pun pernah juga tak berhasil lolos kualifikasi, pada salah satu ajang kompetisi slopestyle, karena terjatuh. Pada situs crankworx.com, Ia pun menuturkan ia ingin menjadi atlet slopestyle terbaik di dunia. Olahraga slopestyle memang tak dapat dipungkiri belum dikenal luas publik dunia. Menurut Bret Rheeder, seorang atlet slopestyle, agar olahraga ini populer ke seluruh berbagai penjuru dunia, membutuhkan perjuangan yang sangat keras. Sebabnya, menurut atlet slopestyle asal Kanada yang lahir pada tanggal 16 Februari 1993 ini, olahraga ini memang rawan mengakibatkan cedera. Bret pun mengakui bahwa banyak atlet slopestyle yang mengalami cedera karena melakukan manuver. Selain itu, menurut Bret, banyak orang yang menilai bahwa jalur track slopestyle tak mempertimbangkan aspek keselamatan. Bret pun menuturkan bahwa ia akan lebih bangga bila olahraga slopestyle dikenal luas publik dunia, dibandingkan menjadi seorang juara Seiring waktu, tak tertutup kemungkinan,olahraga ini akan semakin dikenal luas publik dunia. Termasuk juga bagi publik tanah air. Tak tertutup kemungkinan juga, salah satu seri Crankworx World Championship akan berlangsung di tanah air. Nah, bila tertarik, kita dapat menyaksikan olahraga ini via YouTube. Oleh: Rahadian (mas_rahadian@yahoo.co.id) Referensi:Harian Umum Pikiran Rakyat 1 April 2018 https://en.wikipedia.org/wiki/Crankworx Gambar:https://www.crankworx.com/wordpress/wp-content/uploads/2016/01/28113392617_75f4285eeb_h-1120x590.jpg Lihat juga:Seri Steemit Puncak Bukit (https://steemit.com/steemit/@puncakbukit/seri-steemit-puncak-bukit-19-agustus-2018) Puncak Bukit (https://www.puncakbukit.net/) Laporan Olahraga (https://laporan-olahraga.blogspot.com/)
0.00
7
0

Lebih banyak posting akan segera hadir. Tulis sendiri!