Old Trafford. Sumber: Steve Collis from Melbourne, Australia, via Wikimedia Commons
<grammarly-btn>
 
</grammarly-btn>

Walau penampilan Manchester United sudah membaik di bawah Manajer Interim Ole Gunnar Solskjaer, namun manajemen MU tetap mencari kandidat untuk manajer definitif mereka di akhir musim nanti. Solskjaer tentu sudah mengungkapkan keinginannya untuk tetap menukangi Setan Merah, namun pihak manajemen tampaknya belum percaya penuh pada manajer asal Norwegia tersebut. Solskjaer yang membawa MU meraih lima kemenangan beruntun dari lima penampilan, masih dianggap belum cukup terbukti untuk menangani MU dalam jangka panjang, tugasnya hanya membawa MU sampai akhir musim ini.

Incaran teratas MU adalah manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino. Manajer asal Argentina tersebut memang sudah menjadi incaran awal manajemen MU sebelum memecat Jose Mourinho dan menunjuk Solskjaer sebagai manajer interim. Performa Pochettino bersama Tottenham musim ini memang sangat baik, ia berhasil membawa Spurs menampati posisi ketiga klasemen sementara di bawah Liverpool dan Manchester City dan berpeluang besar tampil di Liga Champions musim depan.

Mauricio Pochettino. Sumber: The Irish Times

Sang manajer sendiri selalu mengatakan berusaha tetap fokus dengan apa yang sedang ia kerjakan sekarang, yaitu menangani Spurs. Namun ia tidak pernah menolak dengan tegas rumor dikaitkan dengan MU. Hal ini tentu memberi angin segar pada MU untuk terus mendekatinya. Namun pihak Tottenham tampaknya bersikeras tidak ingin melepas Pochettino, berapa pun dana yang ditawarkan MU.

Sadar menghadapi tentangan, manajemen MU berusaha mencari kandidat pelapis yaitu Gareth Southgate. Manajer yang saat ini tengah menangani Timnas Inggris tersebut dianggap cukup berpengalaman dan berprestasi untuk menjadi manajer MU. Southgate sukses membawa The Three Lions menembus babak semi final Piala Dunia 2018 di Rusia, prestasi tertinggi Timnas Inggris di ajang tersebut sejak tahun 1990. Southgate juga berhasil membawa Inggris lolos ke putaran final UEFA Nations League.

Namun semua masih bisa berubah, Solskjaer tetap berpeluang dipermanenkan sebagai manajer jika mampu menunjukkan performa yang konsisten sampai akhir musim nanti. Ujian pertamanya adalah laga MU melawan Tottenham malam ini, sekaligus untuk membuktikan bahwa dirinya lebih baik dari Pochettino.