Hidayat, salah satu anggota Komite Executive (Exco) PSSI sesuai dengan penyelidikan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI mundur dari jabatannya. Ini tidak lain adalah buntut dari meruaknya kasus upaya suap pengaturan skor yang melibatkan dirinya.

Hidayat (Foto: https://www.indosport.com/sepakbola/20181205/ada-keanehan-dari-hukuman-exco-pssi-hidayat-apa-itu)

Dalam kasus itu, dimana ia meminta agar Madura FC mengalah kepada PSS Sleman di Liga 2 2018. Pengunduran Hidayat sebagai Exco PSSI dilakukannya pada saat konferensi pers di The Sultan Hotel, Jakarta pada Senin (3/12).

Langkah mundur ini sebagai bentuk menjaga kehormatan PSSI. Tidak hanya itu, akibat kasus yang menderanya itu, Hidayat dilarang untuk beraktivitas di kegiatan persepakbolaan Indonesia selama 3 tahun dan dilarang untuk masuk stadion selama 2 tahun. Selain itu, ia juga didenda sebesar Rp 150 juta.

Pengungkapan kasus ini bermula dari pengakuan Manajer Madura FC, Yanuar di acara Mata Najwa. Lewat proses yang panjang, hingga pada akhirnya terkuaklah kasus percobaan penyuapan untuk pengaturan skor itu.

Dengan mundurnya Hidayat, maka kini jumlah Exco PSSI menjadi berjumlah 14 orang dari sebelumnya yang 15 orang.