Hari ini, 28 November 2018, Persija berulang tahun yang ke 90 tahun. Dalam perayaan ulang tahun kali ini, tagline yang mereka usung adalah: Persija; Simbol Kebanggaan dan Kejayaan.

Gambar: https://pbs.twimg.com/media/Ds_eo7QUUAAbCcn.jpg

Tepat 90 tahun yang lalu, yaitu tanggal 28 November 1928 atau tepat sebulan pasca deklarasi Sumpah Pemuda, lahirlah Persija (Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta). Hanya saja, saat kelahirannya dahulu namanya belum Persija. Dalam awal pendiriannya, namanya adalah Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ).

Dalam perjalanannya, sejak Indonesia merdeka dari penjajahan Belanda, tepatnya pada tahun 1950, maka Voetbalbond Indonesische Jacatra atau VIJ berubah nama menjadi Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta yang biasa disingkat dengan Persija.

Persija adalah kebanggaan Jakarta dan Indonesia. Persija juga dijuluki dengan Macan Kemayoran. Kini, ia menjelma sebagai klub bola papan atas Indonesia.

Banyak sekali pemain-pemain handal yang dilahirkan dari klub ini. Kita kenal ada Yudo Hadiyanto, kiper terbaik pada jamannya di era 1960-1973. Lalu ada Sutan Harhara, pemain terbaik era 1972-1980 yang beberapa kali memperkuat Timnas Indonesia. Lalu ada Nuralim, bek tangguh dan tak kenal kompromi di era 1970 an. Lalu ada lagi Warsidi Ardi, pemain terbaik era 1990-an. Lalu ada lagi Tan Liong Houw, pemain Persija berdarah Tionghoa era 1950-an.

Selain itu, ada Ismet Sofyan, pemain terbaik yang terkenal dengan umpan silangnya yang bagus yang memperkuat Persija sejak 2003. Lalu ada Sinyo Aliandoe, Iswadi Idris, Luciano Leandro, Soetjipto Soentoro, dan Bambang Pamungkas tentunya.

Tentu masih banyak lagi pemain-pemain terbaik yang teerlahir dari rahim Persija ini yang tidak mungkin disebutkan satu per satu.

Semoga di ulang tahunnya yang ke-90 ini, sebagaimana mottonya: Simbol Kebanggaan dan Kejayaan akan benar-benar mampu menjadi simbol kebanggaan dan kebanggaan bagi warga Jakarta khususnya dan Indonesia umumnya. Semoga!

Bravo Persija! Selamat dan sukses buat Persija