Semakin tua umur seorang pesepakbola, tak lantas kemampuannya mengolah bola akan menurun juga. Tak lantas juga mental bertanding akan menurun juga. Tak tertutup kemungkinan juga, semakin tua semakin piawai ibarat pepatah semakin tua semakin menjadi. Hal ini terpancar dari Glenn Murray, striker veteran berusia 34 tahun yang memperkuat Brighton & Hove Albion FC. Hingga pekan keempat Liga Inggris, Murray telah mencetak 4 gol.

Gambar 1. Glenn Murray

Ketenangan dan kekuatan mentalnya tampak dari eksekusi penaltinya saat injury time ketika melawan Southampton. Mengeksekusi penalti saat injury time memang menjadi beban mental tersendiri. Terlebih, bila sedang tertinggal. Tanpa ketenangan dan keyakinan, tak tertutup kemungkinan tak akan berhasil mengeksekusinya. Murray berhasil mengeksekusi penalti melewati tangan Alex McCarthy, kiper Southampton, untuk menyamakan skor menjadi 2-2. Ketenangan striker bertinggi badan 183 sentimeter dalam mengeksekusi penalti mendapat pujian Chris Hughton, sang pelatih Brighton

Ketenangan dan kekuatan mentalnya pun teruji dalam pertandingan melawan Fulham FC. Pertandingan ini pun menunjukkan bahwa Murray masih tajam mencetak gol meskipun telah berusia veteran. Dalam pertandingan tersebut, Brighton tertinggal dua gol terlebih dahulu. Dua gol yang dicetak Murray berhasil menyelamatkan Brighton dari kekalahan, skor menjadi imbang 2-2.

Striker yang memulai debut di Liga Premier Inggris pada musim kompetisi 2013 ini menuturkan bahwa hal yang yang harus ia yakini yaitu mencetak gol. “Satu hal yang harus saya tanamkan untuk saya yakini yaitu mencetak gol”, tutur striker bernomor punggung 17 ini, dilansir dari situs thetelegraph.co.uk. Sebelum berkiprah di Liga Premiere Inggris, Murray memperkuat berbagai berbagai klub kasta non premiere.

Brighton memang memiliki striker yang jauh lebih muda dibandingkan Murray. Dia adalah Jurgen Locadia yang usianya 10 tahun lebih muda. Mengacu kepada perfoma apik Murray, Locadia mesti rela menjadi pelapis striker veteran.

Murray disebut-sebut telat muncul dalam Liga Premiere Inggris. Seperti yang sudah disebutkan, Murray memulainya debutnya pada musim 2013. Ketika itu, ia berusia 30 tahun. Beberapa pemain Liga Inggris lainnya yang disebut-sebut telat muncul adalah Jamie Vardy yang memulai debut pada musim kompetisi 2014. Ketika itu, striker ini berusia 26 tahun. Ia sangat berkontribusi memberikan gelar juara Liga Inggris kepada Leicester City di musim pertamanya di kasta tertinggi Liga Inggris. Sekali lagi, usia sesungguhnya tak menjadi masalah.

Bila Murray berhasil mempertahankan performanya dalam mencetak gol, pesepakbola yang lahir pada tanggal 25 September 1983 ini tentunya akan diperhitungkan sebagai striker menakutkan oleh tim lawan. Tak tertutup kemungkinan juga, Murray akan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak. Nah, apakah Glenn Murray berhasil mencetak gol kembali pada pertandingan selanjutnya? Kita tunggu saja…

Oleh: Rahadian

(mas_rahadian@yahoo.co.id)

Referensi:

  • Harian Topskor 19 September 2018
  • https://www.google.co.id/amp/s/www.telegraph.co.uk/football/2018/09/15/glenn-murray-interview-thing-got-believe-scoring-goals/amp/

Gambar:

  • https://e0.365dm.com/18/01/800x600/skysports-football-glenn-murray-brighton-and-hove-albion_4213020.jpg?20180123170742

Lihat juga: