Liga Premiere Inggris musim ini telah bergulir setengah jalan atau separuh musim. Liverpool menjadi pemuncak klasemen Di balik hal tersebut, The Reds menjadi tim Liga Premiere yang paling sedikit kebobolan. Sepanjang 18 pertandingan, hanya kebobolan tujuh gol. Bahkan, belum pernah menderita kekalahan juga. Dengan kata lain, tak salah menyebut perfoma permainan anak-anak pasukan asuhan Jurgen Klopp ini begitu luar biasa. Tak salah juga menyebut pertahanan mereka sangat kuat. Nah, apa kuncinya?

Klopp menuturkan bahwa sepakbola menyerang pun menjadi karakteristik Liverpool. Ia ingin anak-anak asuhannya tak ingin kehilangannya karakteristik tersebut saat bertanding. Firmino, Salah, dan Mane selaku trio lini serang utama memang selalu tampil apik. Mereka pun tak kehilangan sentuhan menyerangnya. Namun, beberapa kalangan memandang bahwa Liverpool sangat tergantung kepada ketiga pemain tersebut. Memang, tak salah menyebut tak ada pemain pengganti yang setara dengan kualitas mereka. Bila satu satu atau lebih dari pemain tersebut cedera ataupun berhalangan tampik ataupun dalam perfoma kurang baik, tentunya mempengaruhi perfoma tim secara keseluruhan. Bisa saja tak akan mencetak gol.

Gambar 1. Jurgen Klopp

Menariknya, pelatih berkacamata ini menuturkan bahwa timnya lebih memprioritaskan membangun kerja sama tim dibandingkan fokus membangun skema-skema menyerang sebaik mungkin. Seiring waktu, kerja sama ini akan semakin solid sehingga menjadikan pertahanan begitu kuat. Karena hal ini, tak lantas juga ia sama sekali melupakan sepakbola menyerang. “Kami ingin memperkuat pertahanan namun tak berarti tak tertarik menampilkan banyak hal tentang menyerang”, tutur pelatih asal Jerman ini, dilansir dari situs guardian.com. Selain pertahanan yang kuat, Karakteristik menyerang dipadukan dengan lini pertahanan yang kuat tentunya menjadikan The Reds begitu perkasa di Liga Premiere

Berbicara mengenai ketangguhan lini belakang, berbicara juga mengenai seorang Virgil Van Dijk. Selain tangguh mengawal lini belakang, pemain belakang asal Belanda ini pun memotivasi rekan-rekannya agar selalu menampilkan perfoma terbaik. Selain itu, menjadikan para pemain belakang lainnya merasa lebih tenang. Besarnya biaya transfernya yang sangat tinggi yaitu sebesar 75 juta Poundsterling dari Southampton telah tergantikan oleh performanya. Alisson Becker, sang penjaga gawang yang kini menjadi salah satu penjaga gawang termahal di dunia, menjadi pemain yang berkontribusi penting juga. “Kami tak ingin lawan menembak bola, bila demikian takkan terjadi gol karena Allison melakukan banyak penyelamatan berkelas dunia”, tuturnya, Mohamed Salah pun layak juga menjadi sorotan. Karenanya performanya, tak tertutup kemungkinan akan kembali menjadi pencetak gol terbanyak musim ini.

Bila mampu konsisten menampilkan perfoma bertahan ditambah menjaga perfoma lini serang, tentunya, peluang menyabet trofi juara semakin besar. The Reds memang disebut-sebut juga sebagai calon kuat juara Liga Inggris. ”Kami harus menjaga stabilitas tim, tak diragukan lagi”, tuturnya.

Oleh: Rahadian

(mas_rahadian@yahoo.co.id)

Referensi:

  • https://www.theguardian.com/football/2018/oct/19/jurgen-klopp-liverpool-defence
  • https://www.goal.com/en/news/the-van-dijk-factor-why-liverpools-record-breaking-defence/117rroiszuecf168b2948ccgo9
  • https://www.indosport.com/sepakbola/20181223/juara-paruh-musim-liverpool-berpeluang-ciptakan-3-rekor-musim-ini/3-angka-kebobolan-sedikit
  • https://www.bola.net/inggris/milner-tak-ingin-liverpool-tak-terlalu-bergantung-pada-trio-lini-serangnya-03353a.html

Gambar:

  1. https://d3j2s6hdd6a7rg.cloudfront.net/v2/uploads/media/default/0001/78/thumb_77251_default_news_size_5.jpeg

Lihat juga: