Dalam tim sepakbola, seorang kapten mengenakan ban kapten di lengannya. Seorang kapten tak hanya memimpin, memotivasi, dan mengarahkan rekan-rekan setimnya untuk memenangkan pertandingan saja. Ada juga peran penting seorang kapten lainnya. Namun, peran-peran tersebut memang terkadang terlupakan. Ataupun, kurang menjalaninya dengan baik. Nah, apa saja peran penting seorang kapten? Berikut peran penting seorang kapten.

Gambar 1. Francesco Totti, Mantan Kapten AS Roma

Seorang Kapten Menjadi Kepanjangan Tangan Sang Pelatih. Seorang kapten bukanlah pemain biasa. Ia sebenarnya menjadi kepanjangan tangan sang pelatih. Karenanya, ia mesti mesti memahami strategi yang dijalankan pelatih dengan sangat baik. Kemampuan berkomunikasinya dengan rekan-rekan setimnya pun mesti sang baik. Sebabnya, ia mesti menginstruksikan berbagai strategi pelatih kepada rekan-rekan setimnya. Tanpa kemampuan berkomunikasi yang baik, tentunya rekan-rekan setimnya akan sulit memahaminya.

Seorang kapten tim pun bertanggung jawab memberitahu kepada rekan-rekan setimnya terkait informasi terbaru tim. Misalnya, jadwal rutin latihan ataupun menu latihan. Seorang kapten pun mesti mampu menganalisis berbagai masalah terkait strategi permainan tim. Lalu, disampaikan kepada sang pelatih. Sang pelatih akan mempertimbangkan masukan dari sang kapten untuk untuk diterapkan dalam strategi permainan

Seorang Kapten Menjadi Perwakilan Tim. Seorang kapten berperan juga mewakili tim. Ambil contoh, bila terjadi perkelahian ataupun keributan lainnya antara rekan setimnya dengan tim lawan, Ia mesti mesti mediator (penengah) yang netral, bukan memihak kepada rekan setimnya. Apalagi hingga turut larut dalam keributan. Ia pun mesti mampu menenangkan rekan-rekannya agar keributan tak membesar. Bila terjadi perselisihan antara pemain dengan wasit, seorang kapten pun mesti mampu menjadi mediator. Kita dapat mengamati peran ini sebelum pertandingan dimulai. Sebelum pertandingan dimulai, dua kapten bertemu untuk menentukan sisi lapangan yang digunakan masing-masing tim.

Seorang Kapten Menjadi Teladan Bagi Rekan-Rekan Setimnya. Seorang kapten sesungguhnya seorang teladan atau role model yang akan dicontoh rekan-rekan setimnya. Karenanya, seorang kapten mesti menunjukkan perilaku positif. Misalnya, menunjukkan contoh kedisiplinan dalam latihan, ataupun tak temperamental diintimidasi lawan saat pertandingan. Nah, dengan demikian, dalam memilih seorang kapten, mesti memilih pemain yang benar-benar mampu menjadi teladan. Tak hanya mempertimbangkan faktor teknis saja. Misalnya, piawai mencetak gol ataupun mengocek-gocek bola melewati lawan. Belum tentu, pemain yang lihai dalam hal teknis akan mampu menjadi seorang kapten. Bagi para pemain junior ataupun pemain muda, peran seorang kapten ini tentunya akan sangat terasa.

Demikian, peran seorang kapten tim sepakbola. Kesimpulannya, seorang kapten tak hanya seorang pemimpin dan motivator saja. Seorang kapten pun mesti cerdas dalam banyak hal. Misalnya, dalam hal menahan tempramentalnya ataupun dalam hal intelegensi memahami strategi permainan. Bila seorang kapten menjalankan peran tersebut dengan sangat baik, tentunya peluang memenangkan pertandingan menjadi lebih besar. Pertandingan pun akan berjalan fairplay.

Oleh: Rahadian

(mas_rahadian@yahoo.co.id)

Referensi:

  • https://www.sportsrec.com/405761-responsibilities-of-the-captains-of-soccer-teams.html

Gambar:

  • https://images.beinsports.com/yReY6wOTy8MME_ody3-QE4dIkx4=/full-fit-in/1000x0/francesco-totti-cropped_mzyeu0cvx6it1vxpb0kd4lb8m.jpg

Lihat juga: