Berbicara mengenai eksekutor tendangan bebas, berbicara juga mengenai seorang Lionel Messi. Tentu saja, karena pesepakbola asal Argentina yang memperkuat Barcelona ini begitu piawai melakukan tendangan bebas. Tendangan bebasnya pun mendapatkan beragam pujian dari beberapa pemain. Salah satunya yaitu Adrian, kiper West Ham United. "Anda bisa melepas salah satu sarung tangan dan melemparkannya ke bola untuk melihat apakah itu akan menghentikannya”,tutur kiper yang pernah juga berlaga di Liga Spanyol ini. “Ia menempatkan tendangan bebasnya di tempat-tempat di mana sebagian besar kiper tidak dapat menjangkaunya”, tuturnya, dilansir dari situs detik.com

Nah, tak ada salahnya mari kita tinjau tendangan bebas ini dari sudut pandang ilmu fisika. Menurut salah seorang pakar dari Jurusan Fisika Universitas Barcelona, Messi sebenarnya menerapkan efek Magnus. Secara teoritis, efek ini menyebabkan laju benda menjadi melengkung. Efek ini berhubungan dengan tekanan, aliran udara, gerak rotasi bola, dan gaya gesekan bola dengan udara. Efek ini ditemukan oleh Gustav Magnus pada tahun 1852. Selain Messi, masih banyak pesepakbola lainnya yang mampu mencetak gol dari tendangan bebas melengkung. Namun, menurut pakar ini, Messi melakukan efek Magnus jauh lebih baik dibandingkan kebanyakan pesepakbola lainnya. David Beckham dan Roberto Carlos pun, maestro tendangan bebas lainnya, sebenarnya menerapkan efek Magnus.

Gambar 1. Messi

Pada Piala Dunia 1998, Roberto Carlos melakukan tendangan bebas spektakuler ke gawang Prancis. Ia menendang bola yang berjarak sekitar 74 meter dari gawang dengan kaki kirinya. Bola melaju melengkung begitu keras hingga membobol gawang yang dikawal oleh Fabien Barthez. Menurut para pakar, Roberto Carlos berhasil menerapkan efek Magnus hingga membobol gawang lawan. Berikut ilustrasi efek Magnus pada tendangan bebas fenomenal Roberto Carlos pada Piala Dunia 1998.

Gambar 2. Efek Magnus

Lalu, bagaimana pandangan Messi tentang kehebatan tendangan bebasnya? Apakah ia juga memahami efek tersebut? Messi membuka trik terkait bagaimana ia melakukan tendangan bebas. Menurutnya, ia biasa menjadikan penjaga gawang kesulitan menebak arah bola. “Sejujurnya, saya ingin menendang bola melewati pagar pemain namun saya sedikit merubahnya hingga penjaga gawang tak mengetahui kemana arah bola dan saya akan membuatnya tetap bingung sampai saya menendangnya”, tutur Messi.

Kesimpulannya, ilmu fisika dan olahraga sepakbola menjadi dua hal yang sebenarnya berkaitan. Mungkin, hanya sedikit orang saja yang menyadarinya. Efek Magnus dalam tendangan bebas yang melengkung dengan indah menjadi salah satu hukum alam atau lebih tepat disebut fenomena fisika dalam olahraga sepakbola. Namun, agar dapat menerapkan efek ini, tentunya juga mesti giat berlatih. Untuk mencegah lawan mencetak gol melalui tendangan bebas melengkung, tentunya pelatih dan pemain mesti memahami bagaimana proses efek Magnus. Mungkin masih ada fenomena fisika menarik lainnya dalam olahraga sepakbola.

Oleh: Rahadian

(mas_rahadian@yahoo.co.id)

Referensi:

  • https://m.detik.com/sepakbola/liga-spanyol/d-4345970/sederet-analisis-soal-tendangan-bebas-messi-yang-mematikan
  • http://www.sportbible.com/football/news-reactions-take-a-bow-the-science-behind-lionel-messis-perfect-free-kick-technique-20181215
  • https://sport.detik.com/aboutthegame/umpan-silang/d-606785/efek-magnus-pada-tendangan-bebas-berakhir-gol

Gambar:

  1. https://e00-marca.uecdn.es/assets/multimedia/imagenes/2018/12/13/15446982652351.jpg
  2. http://ffden-2.phys.uaf.edu/webproj/211_fall_2014/Stephen_Ringle/stephen_ringle/MagnusEffect2.png

Lihat juga: