Pada tanggal 6 Desember 2018, jajaran staf, para pemain, dan para pendukung berkumpul di Lapangan Pemda Sleman. Bupati Sleman, Sri Purnomo, tak ketinggalan turut juga menghadiri acara perayaan ini. Beliau mengucapkan selamat atas keberhasilan luar biasa tersebut. Beliau pun berpesan agar PSS Sleman tak hanya menjadi penumpang saja di kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia. Cuaca yang terik lalu berubah menjadi hujan deras tak menyurutkan semangat para pendukung.

“Saya minta PSS bisa bersaing di Liga 1”, tuturnya, dilansir dari Harian Top Skor. “Jangan hanya numpang lewat saja, saya yakin kita dapat terus berprestasi”, tuturnya. Sismantoro, manajer tim, merespon pernyataan beliau dengan menuturkan tim dalam target jangka panjang. “Empat atau lima tahun ke depan, trofi Liga kami boyong ke lapangan Pemda ini”, ujarnya. Nah, apakah PSS Sleman dapat menjadi kampiun Liga Indonesia empat ataupun lima tahun mendatang?

Gambar 1. Stadion Maguwoharjo

Perfoma PSS Sleman sepanjang kompetisi Liga 2 musim 2018/2019 memang tak dapat dipandang sebelah mata. Tim yang bermarkas di Stadion Maguwoharjo ini memenangkan 18 dari 31 pertandingan. Bahkan, melakoni 15 melakoni pertandingan tanpa kebobolan (clean sheet). Singkatnya, perfoma tim memang sangat menjanjikan dan memang juga layak menjadi juara. Sebagai wujud rasa syukur, manajemen berencana menantang Persija ataupun Persebaya untuk melakukan pertandingan persahabatan.

Di balik keberhasilan atas prestasi membanggakan ini, PSS Sleman memang menghabiskan dana yang tak sedikit agar berhasil naik kasta ke Liga 1. Manajemen dikabarkan menghabiskan dana sekitar 12 miliar Rupiah untuk mewujudkannya. “Berbicara kebutuhan anggaran selama musim 2018, ada sekitar 12 miliar lebih habisnya”, tutur Sismantoro. Salah satu alokasi dana besar itu tentunya digunakan untuk mendatangkan Christian Gonzales. Pesepakbola yang lahir di Uruguay ini menjadi pencetak gol terbanyak bagi tim. Namun, dana yang besar itu tergantikan oleh prestasi luar biasa naik kasta. Sismantoro pun menuturkan timnya memang sudah bertekad masuk ke Liga 1 sejak musim bergulir. Targetnya pun terwujud.

Seto Nurdiantoro, sang pelatih, menuturkan juga bahwa keberhasilan tersebut tak terlepas dari dukungan suporter dan masyarakat setempat. “Tak mungkin kami akan mencapai prestasi ini tanpa dukung semua suporter dan Masyarakat Sleman”, tuturnya. Seto dibantu oleh Danilo Fernando sebagai asisten pelatih.

Kesimpulannya, niat dan tekad serta dukungan dana yang cukup melimpah menjadikan PSS Sleman begitu perkasa dan tangguh dalam kompetisi Liga 2. Nah, apakah PSS Sleman akan juga menjelma menjadi salah satu tim tangguh yang diperhitungkan dalam panasnya perhelatan Liga 1? Dan juga, apakah berhasil mewujudkan mimpinya tersebut? Kita tunggu saja aksi anak asuh Seto Nurdiantoro ini. Akhir kata, selamat datang PSS Sleman di Liga 1. Selamat berkompetisi, tim Super Elang Jawa!

Oleh: Rahadian

(mas_rahadian@yahoo.co.id)

Referensi:

  • Harian Top Skor 7 Desember 2018
  • https://www.bola.com/indonesia/read/3802452/pss-habiskan-lebih-dari-rp12-miliar-hingga-promosi-ke-liga-1-2019

Gambar:

  • https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/25/PSS_Sleman_fans_at_Maguwoharjo_Stadium.jpeg

Lihat juga: