Setelah menderita kekalahan dari Tottenham Hotspur dua pekan lalu, Chelsea derita kekalahan kedua musim ini. Bertandang ke markas Wolverhampton, The Blues takluk 1-2. Chelsea unggul terlebih dahulu melalui gol Ruben Loftus-Cheek pada menit ke-18. Namun, Wolves mencetak dua gol hanya dalam waktu tiga menit di babak kedua. Sarri tak dapat menyembunyikan kekecewaannya. "Saya merasa kecewa, kami bermain bagus, kami seharusnya memenangkan pertandingan", tutur pelatih berkacamata asal Italia ini.

Terkait penyebab kekalahan, Sarri menuturkan bahwa para pemainnya tak menunjukkan reaksi setelah Wolves mencetak gol pertama. "Tanpa reaksi tak akan dapat memenangkan pertandingan", tuturnya. Sarri sangat mengkhawatirkan hal ini. "Saya khawatir bukan dengan hasil pertandingan, melainkan pemain tak menunjukkan reaksi setelah kebobolan gol pertama", tuturnya.

Sarri memang tak mengetahui pasti apa yang sesungguhnya menyebabkan para pemainnya bersikap Namun, kemungkinan besar disebabkan karena pemain terlalu percaya diri. "Setelah pertandingan ini kami menjadi tak percaya diri", tuturnya. " Namun mungkin ini lebih baik karena pemain menunjukkan kepada saya bahwa mereka terlalu percaya diri", tambahnya. Pada pertandingan tersebut, Sarri melakukan lima perubahan. Ia tak menurunkan Jorghinho, David Luiz, Matteo Kovacic, Olivier Giroud dan Pedro. Ia menurunkan Ruben Loftus-Cheek, Cecs Fabregas, Andres Christensen, Alvaro Morata, dan Willian. Selain tak ada reaksi, Sarri pun mengutarakan bahwa pemainnya hanya bermain bagus selama 55 menit. "Kami bermain bagus hanya selama 55 menit", tuturnya.

Nah, bila Chelsea tak mampu mengatasi permasalahan ini, tentunya akan semakin menjauh dari gelar juara. Kekalahan dari Wolves menyebabkan Chelsea tertinggal 10 poin dari Manchester City.