Sumber: Bola.net

Manajer Manchester City Pep Guardiola mengatakan bahwa selain City, terdapat empat penantang gelar juara lain yaitu Liverpool, Tottenham Hotspur, Manchester United, dan Chelsea. Pep mengatakan persaingan menuju gelar juara terbuka lebar dengan 13 pertandingan sisa di musim ini, bukan hanya antara dua klub saja.

Tertahannya laju Liverpool oleh West Ham membuat mereka hanya mendapat tambahan satu poin menjadi 62 poin, sedangkan Manchester City mendapat poin penuh dalam laga melawan Arsenal setelah menang 3-1.

Saat ini posisi skuat asuhan Guardiola berada tiga poin di belakang pemuncak klasemen Liverpool, tetapi mereka bisa naik ke puncak jika menang melawan Everton dalam pertandingan berikutnya di pekan ke-26.

Sedangkan Tottenham berada lima poin di belakang Liverpool dengan 57 poin, Chelsea berada 12 poin di belakang Liverpool dengan 50 poin, dan Manchester United berada 14 poin di belakang Liverpool dengan 48 poin.

Menariknya, Guardiola tidak menyebut Arsenal sebagai salah satu penantang gelar juara walau klub kota London tersebut berada di posisi keenam dengan 47 poin, atau 15 poin di belakang Liverpool. Arsenal jelas masih masuk dalam peta persaingan dan tidak bisa dicoret begitu saja.

"Ada 39 poin untuk dimainkan dan tidak terlalu banyak jika Anda tertinggal sembilan atau 10. Saya tidak pernah mengatakan Tottenham tidak ada di sana. United membuat peningkatan setiap minggu dan mereka akan ada di sana. Sekarang kita melihat klasemen dan melihat posisi dua atau tiga teratas dan kita tidak melihat lebih jauh dari itu. Chelsea bisa memenangkan pertandingan secara beruntun dan menjadi penantang," kata Guardiola.

Dengan 13 pertandingan tersisa di musim ini, berarti akan ada 39 poin yang bisa direbut oleh klub-klub penantang gelar juara. Dengan jumlah poin sebanyak itu, secara matematika segalanya masih bisa terjadi. City bisa naik ke puncak klasemen jika bisa menang melawan Everton dalam laga di Goodison Park karena unggul selisih gol atas Liverpool.

"Tiga atau empat hari yang lalu kami sudah selesai, juaranya adalah Liverpool, dan sekarang kami bisa memimpin. Kami berusaha untuk tenang. Akan ada kejutan dan akan sulit bagi tim untuk memenangkan setiap pertandingan. Tim-tim lain yang bukan pesaing dalam perebutan gelar memiliki kemampuan untuk menciptakan masalah. Yang saya lebih tekankan adalah kita tidak boleh melupakan siapa kita sebagai tim, melakukan apa yang harus kita lakukan. Itulah yang ingin saya tonton dan setelah itu baru kita melihat hasil, klasemen," kata Guardiola.

Liverpool bermain imbang melawan West Ham pada hari Senin dan juga ditahan imbang oleh Leicester City pada pertandingan sebelumnya di saat mereka bisa menambah keunggulan menjadi tujuh poin dari Manchester City.

Hal ini membuat pengamat mengatakan bahwa Liverpool berada dalam tekanan karena belum pernah memenangkan gelar liga sejak musim 1989-1990. Pemain Liverpool Andrew Robertson mengatakan bahwa rekan-rekannya perlu lebih bersantai dan menikmati kejar-kejaran di puncak klasemen tersebut.