Sepak bola / barcelona

puncakbukit
Oleguer Presas, Sosok Pesepakbola Pendukung Kemerdekaan Catalunya
Siapa yang tak mengenal Barcelona yang menjadi salah satu klub sepakbola terbaik di dunia saat ini?. Berbicara mengenai tim tersebut, berbicara juga mengenai isu kemerdekaan Catalunya dari genggaman kekuasaan Spanyol. Beberapa pemain Barcelona asli Catalunya memiliki pandangan tersebut. Salah satunya yaitu Gerard Pique yang pernyataan-pernyataannya terkait kemerdekaan Catalunya menyita perhatian publik Spanyol. Selain pemain bertahan tangguh tersebut, Oleguer Presas pun memiliki pandangan yang sama. Aksi-aksi dan pernyataan-pernyataannya pun mengundang media. Salah satunya yaitu buku karangannya berjudul Cama D’Itaca yang dirilis pada tahun 2016. Isi buku ini begitu politis karena sangat menyentuh kekuasaan Spanyol. Pernyataannya yang menolak panggilan timnas Spanyol untuk mengisi skuad menghadapi ajang Piala Eropa 2008 menarik perhatian publik juga. Karena nasionalisme pemain yang pensiun pada tahun 2011 tak bisa ditawar-tawar untuk Catalunya, ia tak sudi bermain untuk tim matador. Saat itu, tim matador diarsiteki oleh Luis Aragones. Preses menuturkan pandangan politiknya kepadanya. Ia pun mengutarakan tak akan mampu bermain sepenuh hati. “Saya mungkin tak bermain sepenuh hati jika timnas Spanyol memanggil”, tuturnya. “Jadi lebih baik pemain lain saja yang dipanggil untuk mengisi posisi saya”, tambahnya. Baginya, hanya sudi bermain untuk timnas Catalunya. Timnas ini memang ada. Namun, FIFA tak mengakuinya. Mantan pesepakbola yang juga berlatar belakang jurusan ekonomi dari Universitas Autonoma de Barcelona aktif juga menjadi pembicara.Karena berlatarbelakang akademis, aktif Berkontribusi juga menulis jurnal ilmiah bertema sosial politik. Ia pun berkontribusi membangun Crida Per Sabadell, salah satu organisasi sosial yang berada di Catalunya. Baginya, aksi-aksi pemain yang lahir pada tanggal 2 Februari 1980 ini yaitu untuk mengekspresikan perasaannya. “Di kota yang tak normal seperti kami, hal ini adalah cara untuk mengekspresikan perasaan yang terkadang tak selalu dipahami dan dihormati orang lain”, tuturnya. Memang, bagi publik Spanyol, aksi-aksinya mengundang kecaman. Presas dinilai terang-terangan mengkritik kekuasaan Spanyol. Namun, bagi publik Catalunya yang menginginkan kemerdekaan, seorang Presas adalah seorang pahlawan di hati mereka. Memang, saat ini mayoritas warga Katalan menginginkan kemerdekaan. Berdasarkan referendum yang dilakukan pada tanggal 17 Oktober 2017, 90% warga menginginkan kemerdekaan. Pemerintah Spanyol lantas memandang referendum ini menyimpang dari hukum. Kehidupan perekonomian yang lebih baik dan kuatnya faktor identitas menjadi fondasi kuat yang melatarbelakanginya. Presas menjadi bagian tim Barcelona sejak musim 2003. Pada musim 2008, ia hijrah ke Belanda untuk memperkuat Ajax Amsterdam. Biasa mengisi posisi bek tengah ataupun bek kanan. Di Barcelona, tampil sebanyak 167 kali. Sepanjang karirnya di Barcelona, Ia hanya mencetak satu gol. Yaitu, ke gawang Malaga pada tanggal 24 Maret 2005. Nah, bagaimana perjuangan Oleguer Presas selanjutnya untuk mewujudkan kemerdekaan Catalunya? Kita tunggu saja.. Oleh: Rahadian (mas_rahadian@yahoo.co.id) Referensi:https://as.com/diarioas/2015/09/18/english/1442586915_213896.htmlhttps://www.goal.com/en/news/catalan-independence-ex-barcelona-star-oleguer-brands-spain/u5vhyt2bcbld1qp1xlqhs7cvuhttps://tirto.id/referendum-catalunya-kisah-kemerdekaan-yang-gagal-di-barcelona-c8uwhttps://en.wikipedia.org/wiki/Oleguer_Presas Gambar:http://as01.epimg.net/futbol/imagenes/2018/01/18/primera/1516293254_792282_1516293680_noticia_normal.jpg Lihat juga:Seri Steemit Puncak Bukit (https://steemit.com/steemit/@puncakbukit/seri-steemit-puncak-bukit-19-agustus-2018) Puncak Bukit (https://www.puncakbukit.net/)Laporan Olahraga (https://laporan-olahraga.blogspot.com/)
0.00
9
0