Sepak bola / liga champion

satriotomo
Tekad Manchester United Kembali ke 4 Besar
Old Trafford. Sumber: Visit Manchester Manajemen Manchester United bertekad untuk finish di posisi 4 besar di akhir musim nanti. Bukan tanpa sebab target itu dicanangkan, sebab posisi 4 besar menjamin jatah mereka bermain di Liga Champions musim depan. Sepakbola modern adalah sebuah industri besar, bukan semata-mata olahraga. Karena itu maka perhitungan bisnis pun menjadi dominan dalam pengambilan keputusan sebuah klub sepakbola, termasuk Manchester United. Sebagai sebuah entitas bisnis, pertimbangan utama Manchester United tentu soal profit, kepentingan pemegang saham adalah yang nomor satu. Karena itu serangkaian keputusan yang diambil manajemen Manchester United belakangan bisa kita lihat sebagai upaya untuk menjaga profit mereka. Dan bicara soal profit, tampil di Liga Champions adalah salah satu sumber pendapatan yang signifikan bagi Manchester United. Dalam beberapa hari terakhir manajemen Manchester United melakukan beberapa langkah besar. Diawali dengan memecat manajer Jose Mourinho yang dianggap gagal membawa United dalam jalur perebutan juara liga dan mengamankan posisi mereka di 4 besar. Di bawah Mourinho, MU terseok di peringkat ke-6 klasemen sementara Liga Primer dan terancam finish di luar 4 besar. Langkah berikutnya adalah menunjuk manajer interim Ole Gunnar Solskjaer dan membawa kembali manajer legendaris MU, Sir Alex Ferguson ke Old Trafford sebagai konsultan bagi Solskjaer. Fergie yang mengundurkan diri pada tahun 2013 lalu dan kini berusia 76 tahun merasa terpanggil untuk membenahi mantan klubnya. Memanggil kembali legenda klub menunjukkan betapa seriusnya manajemen MU untuk bisa kembali ke 4 besar dan tampil di Liga Champions musim depan. Selain itu manajer interim Ole Gunnar Solskjaer pun dijanjikan bonus 2 juta pounds atau sekitar 37 miliar rupiah bila mampu memastikan MU tampil di Liga Champions musim depan. Bonus sebesar itu menunjukkan betapa khawatirnya manajemen MU jika klub tidak lolos ke Liga Champions musim depan. MU diperkirakan akan kehilangan potensi pendapatan hingga 40 juta pounds jika gagal lolos ke Liga Champions. Melihat besarnya angka tersebut maka tidak mengherankan Solskjaer dijanjikan bonus yang begitu besar. Ada dua cara bagi MU untuk memastikan diri lolos ke Liga Champions musim depan; yaitu dengan finish di posisi 4 besar di Liga Primer atau dengan menjuarai Liga Champions musim ini. Namun peluang terbesar yang bisa dicapai MU adalah mencoba finish di posisi 4 besar di Liga Primer, ketimbang harus menjuarai Liga Champions musim ini yang dirasa lebih sulit karena harus menghadapi klub-klub kuat Eropa. Mampukah Solskjaer mengemban tugas berat tersebut? Melihat hasil pertandingan pertama MU di bawah Solskjaer, nampaknya manajemen MU bisa optimis sang manajer mampu menuntaskan tugas berat tersebut.
0.00
8
0