Sepak bola / liga indonesia

puncakbukit
Tantangan Simon McMenemy Bersama Timnas
Setelah melalui proses yang sangat panjang, PSSI akhirnya memutuskan menunjuk Simon McMenemy sebagai pelatih timnas senior. Sebelum memutuskannya, kandidat pelatih diminta memaparkan presentasi terkait pengembangan timnas. Diantara mereka, presentasinya dinilai cukup menjanjikan. “Dari presentasinya, kami menangkap apa yang ia kembangkan untuk timnas”, tutur Joko Driyono, Wakil Ketua PSSI. “Dalam presentasi 16 lembar McMenemy membicarakan filosofi bukan teknik, ini seperti yang disampaikan Luis Milla untuk PSSI”, tambahnya. Hargianto, yang merupakan mantan pemainnya di Bhayangkara FC sekaligus juga sang kapten tim ini, menyambut baik keputusan PSSI tersebut. Menurutnya, sosok seorang McMenemy sangat baik memotivasi dan membangun mental pemain. “Ia kuat dalam memberikan motivasi”, tuturnya. Memang, tim tersebut tak dihuni banyak pemain mewah. Namun, karena sangat kuat memotivasi mereka, McMenemy menjadikan Bhayangkara FC menjadi tim yang sangat diperhitungkan. Puncaknya, mereka berhasil membawa pulang gelar juara Liga Indonesia 2017. Selama menukangi Bhayangkara FC, ia telah menjalani 68 pertandingan. 37 meraih kemenangan, 10 berakhir imbang, dan 21 menderita kekalahan. Prestasi terbaiknya yaitu membawa klub ini menjadi kampiun Liga Indonesia 2017. Dalam waktu dekat, ajang pertamanya bersama timnas yaitu FIFA Match Day atau pertandingan resmi internasional yang berlangsung dari tanggal 18 hingga 26 Maret 2019. Ajang ini bisa dimanfaatkan PSSI untuk memperbaiki peringkat Indonesia. Untuk mencari pemain yang sesuai kriterianya, Ia akan memantau pemain-pemain yang berlaga di dalam ajang Piala Indonesia “Piala Indonesia akan menjadi sarana baginya untuk mencari pemain”, tutur Tisha, Sekjen PSS. “Nanti ia akan berkeliling ke beberapa lokasi pertandingan yang terjangkau”, tambahnya Lalu, seperti apa sosok dan karakter pemain yang masuk dalam kriterianya? Menurut pandangannya, pemain yang memiliki skill terbaik pun belum cukup. Ia mengutarakan beberapa kriteria lainnya Antara lain, memiliki rasa kebanggaanmewakili bangsa Indonesia, menjadi contoh yang baik bagi pemain lainnya di dalam ataupun di luar lapangan Ia pun tak anti juga dengan naturalisasi. Namun, bila terlalu bergantung dan mengagung-agungkannya, tentunya menjadi hal yang sangat kurang tepat. Salah satu dampaknya yaitu akan berimbas kepada hubungannya dengan para pendukung. Hal ini pernah dirasakannya saat masih menjadi arsitek timnas Filipina yang dihuni banyak pemain naturalisasi. Terkait target, Tisha menuturkan bahwa McMenemy mengemban beberapa target. Antara lain memperbaiki peringkat indonesia menjadi 120 besar pada akhir tahun 2020, menjadi kampiun Piala AFF 2020, dan lolos ke putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022. Dalam level Asia, babak kualifikasi Piala Dunia tersebut menjadi babak penyisihan juga untuk tampil dalam ajang Piala Asia 2023. Beberapa sumber pun menyebutkan bahwa medali emas SEA Games 2019 pun menjadi incaran juga. Nah, apakah McMenemy berhasil mempersembahkannya? Kita tunggu saja… Oleh: Rahadian (mas_rahadian@yahoo.co.id) Referensi:Harian Top Skor 18 Januari 2019https://www.bola.com/indonesia/read/3879202/ambisi-tinggi-simon-mcmenemy-sebagai-pelatih-timnas-indonesia/page-3https://sport.detik.com/sepakbola/liga-indonesia/4399494/simon-mcmenemy-bicara-soal-kriteria-pemain-timnas-juga-naturalisasi Gambar:https://alchetron.com/cdn/simon-mcmenemy-2f94efae-4c22-4886-86b3-0c11ae26f3b-resize-750.jpeg Lihat juga:Seri Steemit Puncak Bukit (https://steemit.com/steemit/@puncakbukit/seri-steemit-puncak-bukit-19-agustus-2018) Puncak Bukit (https://www.puncakbukit.net/)Laporan Olahraga (https://laporan-olahraga.blogspot.com/)
0.00
7
0

rahadianDiperbarui
Momen Emas Eka Ramdani
0.00
3
0