Sepak bola / liga inggris

satriotomo
Jeda yang Dibutuhkan Liverpool
Stadion Anfield. Sumber: Sky Sports Liverpool akan mulai mendapat manfaat dari tersingkirnya mereka di ajang Piala FA setelah kekalahan 1-2 atas Wolverhampton. Manfaat itu berupa jeda selama 11 hari pada akhir Januari ini. Setelah menjamu Crystal Palace pada tanggal 19, Liverpool akan mendapat jeda hingga 30 Januari saat mereka harus menjamu Leicester City. Jeda 11 hari tersebut ibarat penyelamat bagi Liverpool yang tengah dihantam badai cedera, terutama di barisan pemain belakang. Liverpool kehilangan Joe Gomez, Joel Matip, Dejan Lovren, Trent Alexander-Arnold, Georginio Wijnaldum dan Adam Lallana. Hal ini diperparah dengan dipinjamkannya Nathaniel Clyne ke Bournemouth yang makin mempersempit pilihan Klopp di barisan belakang. Klopp bahkan harus memainkan Fabinho di posisi bek tengah saat melawan Brighton karena tidak ada lagi pemain yang bisa mengisi. Jeda 11 hari tersebut diharap cukup bagi pemain yang cedera untuk memulihkan diri dan untuk beristirahat bagi para pemain secara keseluruhan. Tersingkirnya Liverpool dari Piala FA membuat mereka bisa beristirahat lebih panjang dan memfokuskan diri di Liga Primer dan Liga Champions. Klopp sendiri mengatakan bahwa jeda ini amat diperlukan Liverpool dan amat bermanfaat bagi mereka. Liverpool memang masih memimpin klasemen sementara dengan 4 poin di atas Manchester City, namun badai cedera ini bisa menjadi penghalang bagi Si Merah untuk menjadi juara. Karena itulah maka jeda 11 hari ini amat berguna bagi Liverpool untuk memulihkan diri. Sangat tepat pendapat para pengamat yang mengatakan bahwa tersingkirnya Liverpool dari ajang Piala FA justru merupakan berkah bagi mereka. Karena target utama mereka memang menjadi juara Liga Primer. Sampai pekan ke-22 Liverpool masih kokoh di puncak klasemen dengan 57 poin, saingan terdekatnya Manchester City mengumpulkan 53 poin, diikuti Tottenham dan Chelsea masing-masing dengan 48 dan 47 poin. Dengan 16 laga tersisa, 4 tim inilah yang masih berpeluang besar untuk menjadi juara liga. Sedangkan Arsenal dan Manchester United yang baru bangkit dari keterpurukan hanya akan mengejar posisi 4 besar untuk lolos ke Liga Champions musim depan. 16 laga tentu merupakan waktu yang panjang, karena itu Liverpool benar-benar harus menjaga fokusnya di liga jika ingin memenangkan pertarungan. Karena secara kualitas pemain, Manchester City berada di atas Liverpool. Jika Klopp tidak pandai-pandai mengatur prioritas dan ingin memenangkan semua ajang, bisa jadi Liverpool malah akan berakhir tanpa memenangkan apa pun musim ini.
0.00
1
0

rahadianDiperbarui
Pesan Rooney Untuk Solskjaer
0.00
1
0

rahadianDiperbarui
Pemecatan Mourinho Undang Simpati
0.00
1
0