Sepak bola / liga primer

satriotomo
Manchester City Diperiksa Terkait Pelanggaran Financial Fair Play
Stadion Etihad. Sumber: Talk Sport Liga Primer Inggris tengah menyelidiki Manchester City karena diduga melanggar aturan Financial Fair Play (FFP). Langkah ini menyusul penyelidikan serupa yang dilakukan UEFA kepada City terkait beberapa dugaan pelanggaran aturan FFP. City menolak semua tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa hal tersebut sama sekali salah. Sementara Manajer City Pep Guardiola mengatakan bahwa penyelidikan ini tidak akan mempengaruhi performa anak asuhnya. Selain soal FFP, Manchester City juga tengah diselidiki terkait dengan perekrutan pemain di bawah umur di akademi City. Sebelumnya Der Spiegel, media Jerman, merilis berita berdasarkan dokumen yang bocor bahwa Manchester City telah melanggar aturan FFP dan melakukan pembayaran ilegal sebesar 200.000 poundsterling kepada agen Jadon Sancho saat pemain tersebut masih berusia 14 tahun. Atas dugaan tersebut pihak Liga Primer kemudian memanggil City untuk meminta informasi lebih lanjut. Pihak liga mengatakan bahwa mereka memiliki peraturan keuangan yang detail dan juga aturan yang tegas terkait perekrutan pemain akademi dan kepemilikan pemain oleh pihak ketiga. Liga Primer mengatakan mereka tengah menyelidiki masalah ini dan akan memberikan kesempatan kepada Manchester City untuk menjelaskan persoalan tersebut dari sudut pandang klub. Pihak City sendiri mengklaim bahwa berita yang dimuat Der Spiegel adalah hasil dari peretasan ilegal atas email klub dan keluar dari konteks email tersebut. City yang menjuarai liga pada musim 2017-2018 dan kini berada di puncak klasemen tengah diselidiki oleh Liga Primer, UEFA, dan FIFA atas dugaan pelanggaran aturan kepemilikan pihak ketiga, dan oleh FA atas dugaan pembayaran ilegal kepada agen Sancho. Aturan FFP dirancang untuk memastikan jumlah uang yang dihabiskan klub untuk membeli pemain dan gaji setara dengan uang yang mereka peroleh dari pendapatan komersial dan hadiah uang. Sebelumnya Manchester City pernah terbukti melanggar aturan FFP pada 2014 yang berujung denda sebesar 49 juta poundsterling, namun 32 juta diantaranya ditangguhkan, ditambah pengurangan jumlah skuat City di Liga Champions pada musim 2014-2015. Pada Januari lalu, kepala penyelidik UEFA, Yves Leterme mengatakan, City bisa dilarang tampil di Liga Champions jika tuduhan kali ini terbukti. Sebelumnya, klub Liga Primer yang lain yaitu Chelsea juga telah dihukum larangan transfer dalam dua jendela transfer terkait dengan perekrutan pemain dibawah umur.
0.00
12
0

satriotomo
Lebih dari Sepakbola
0.00
8
0