Sepak bola / sepak bola

onadiomorley
Menurunnya performa AS Monaco diakibatkan kehilangan banyak pemain bintangnya.
Seperti diketahui berbagai pihak, AS Monaco tampil buruk setelah menutup musim lalu di posisi ke dua klasemen akhir. Berbeda dengan musim ini, Monaco tak mampu melepaskan diri dari Zona Merah. Dalam sembilan laga Monacao terakhir, baru sakali menang dan tiga kali imbang. Sedangkan sisanya mendapatkan kekalahan dari tim lawan. Dengan poin enam, Monaco saat ini berjibaku di urutan ke-18 kalsemen sementara Ligue-1. Dan Pada akhirnya Monaco memutus kontrak Leonardo Jardim dari kursi kepelatihan AS Monaco. Seiring buruknya performa AS Monaco pada awal musim ini. Ditunjuk menjadi pelatih pada Juni tahun 2014 silam, dengan durasi kontrak dua tahun. dan di dua musim tersebut Jadrim mengantarkan Moncao menduduki tiga besar klasemen. Sehingga Monaco menaruh harapan besar di tangan Jardim. Dengan menambah durasi kontraknya di Monaco selama tiga tahun, hingga petengahan tahun 2019 nanti. Manajemen Monaco memutuskan untuk memperpanjang kontraknya selama tiga tahun kedepan bisa dibilang cukup tepat. Pasalnya di akhir musim 2016/2017, Monaco berhasil menjurarai Ligue-1. Dan di musim yang sama mereka menembus Semi final Liga Champions. Saat itu, Keberhasilan Monaco tak lepas dari skuad yang mumpuni ala Leonardo Jardim. Kombinasi pemain berpengalaman dan pemain muda seperti Kylian Mbappe yang hengkang ke PSG musim lalu, Bernardo SIlva, Thomas Lemar dan Benjamin Mendy, Monaco mengembalikan digdaya nya sebagai Klub yang disegani di Ligue-1. Namun kepergian para pemain diatas seakan membuat performa Monaco menjadi lemah gemulai. Mereka kini terpuruk, dan berujung pada pemecatan Leonardo Jardim baru-baru ini. Sampai pada saat ini belum ada pengumuman dai manajeman Monaco soal pengganti Jardim. Tapi santer terdengar kabar jika Legenda Arsenal, Thierry Henry lah yang akan menahkodai Monaco. *onamorley*
0.00
1
0