Sepak bola / sepakbola

maskuncoroDiperbarui
Nobar; Dan Tradisi Itupun Berulang
Nonton bola tim kesayangan, apalagi jika pas final, tidak afdhol rasanya jika tidak dilakukan bareng teman-teman yang lain. Jika ditonton sendirian saja di rumah, walaupun memakai tv dengan layar yang super lebar, akan terasa garing. Tradisi nobar atau nonton bareng itu sekarang menjamur. Baik itu dilakukan di skala rumahan, lapangan, atau bahkan yang sengaja diorganisir oleh event organizer tertentu sekalian sebagai ajang promosi produk-produk tertentu. Tradisi Jadul Saya kok teringat jaman dahulu kala saat masih kecil. Saat itu, era tahun 80-90 an, dimana hanya orang-orang tertentu saja di kampung yang memiliki televisi. Dalam satu kampung paling hanya 1 atau 2 orang saja yang memilikinya. Nonton bareng ala jaman dulu (Sumber foto) Sudah begitu, hitam putih lagi dan memakai accu sebagai sumber daya listriknya. Tidak hanya pas ada pertandingan bola, hampir setiap malam minggu saat TVRI menyajikan acara terbaiknya kala itu, hampir selalu ramai penonton. Televisi diletakkan di meja atau tempat yang agak tinggi di halaman rumah, lalu digelar tikar sambil lesehan. Sambil makan kacang atau cemilan lainnya, maka acara nonton bareng pun digelar sampai siaran TV usai. Tradisi ini pelan tapi pasti perlahan menghilang seiring dengan maraknya kepemilikan televisi di hampir setiap rumah. Saat distribusi listrik sudah merata ke berbagai pelosok, maka warga pun ramai-ramai membeli televisi dengan berbagai aneka corak dan modelnya. Mau yang layar datar, tv dengan layar yang super lebar bak layar tancap, dan lain sebagainya. Efeknya, nonton bola dan lainnya asyik dilakukan dirumah sendiri masing-masing. Saat nonton, teriak-teriak sendiri, jengkel sendiri, jingkrak-jingkrak sendiri, dll. Hehe... Tradisi Nobar Masa Kini Nah, kini tradisi nonton bareng ternyata marak lagi. Pada moment-moment tertentu, di hampir setiap gang, gardu ronda, lapangan, balai pertemuan dan tempat-tempat lain dipenuhi para penikmat bola untuk nonton bareng. Nonton bareng kekinian (Sumber foto) Ada suasana yang berbeda yang dirasakan. Saat tim kesayangan berhasil melesakkan gol, akan terasa makjleb, jika teriakan gol dilakukan bersama-sama. Termasuk jika tim kesayangan menelan pil pahit kekelahan dari lawan, seolah langsung menemukan teman untuk curhat, sehingga lebih plong terasa. Apa Artinya? Ada benang merah yang bisa diambil dari fenomena ini. Apa itu? Sejatinya, manusia adalah makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial, maka interaksi antar sesama itu sangat dibutuhkan. Sepandai-pandainya hidup sendiri dengan menekan segala ego kesendirian, akan ada masanya ego itu akan luntur dan kembali lagi ke fitrah awal. Fitrah untuk bersoasialisasi bersama rekan. Ngomong-ngomong, agenda nobar terdekatmu kapan, dan tim mana yang akan ditonton?
0.00
6
0

jackr
Bencana pertahanan Bayern.
0.00
4
0