Panas

puncakbukit
eSport Termasuk Olahraga?
Asian Games 2018 yang berlangsung di tanah air juga mempertandingkan kompetisi permainan elektronik atau eSport. Namun, meskipun memperebutkan medali, sebatas pertandingan eksibisi saja. Seiring dengan kesuksesan eSport dalam ajang Asian Games 2018, eSport pun dipertimbangkan untuk dipertandingkan dalam ajang SEA Games 2019. Asian Games 2022 pun dikabarkan juga akan menghelat eSport. Meskipun di pertandingan, keberadaan eSport sebagai olahraga sebenarnya masih debatable atau diperdebatkan. Beberapa kalangan memandang bahwa eSport bukanlah olahraga. Nah, dibandingkan mencari definisi eSport yang sesuai, sebaiknya kita tinjau definisi olahraga terlebih dahulu. Dilansir dari situs oxforddictionary.com, olahraga yaitu aktivitas fisik dan mental baik individu ataupun tim untuk mengalahkan lawan sehingga menghasilkan tontonan yang menghibur. Mengacu kepada definisi tersebut, eSport dapat dikategorikan sebagai olahraga. Sebabnya, saat bermain game sesungguhnya membutuhkan aktivitas fisik juga yaitu menggerakkan alat kontrol game untuk menggerakan permainan. Seorang pemain game pun tentunya mesti memahami aturan bermain dan strategi game yang dimainkan. Serunya pertandingan, misalnya pertandingan game sepakbola Pro Evolution Soccer, akan menyuguhkan tontonan yang menarik dan menghibur banyak pemirsa. Selain mengacu kepada definisi, berikut beberapa hal yang mendukung bahwa eSport adalah olahraga. Pertama, butuh kerjasama tim dan juga latihan tim secara rutin. Beberapa game membutuhkan kerjasama agar dapat memenangkan pertandingan. Tentunya dibutuhkan juga latihan tim secara rutin dan berkelanjutan agar perfoma selalu tetap maksimal saat bertanding. Hal ini menegaskan bahwa eSport sebenarnya tak jauh berbeda dengan olahraga lainnya. Kedua, untuk menjadi jawara eSport mutlak membutuhkan skill.Tanpa skil, akan mudah dikalahkan lawan. Skill pun termasuk kemampuan mengambil keputusan dan kemampuan menganalisa kekuatan lawan. Hal ini pun menegaskan bahwa eSport sebenarnya tak jauh berbeda dengan olahraga lainnya eSport pun tak tertutup kemungkinan akan dipertandingkan dalam ajang Olimpiade. Thomas Bach, ketua International Olympics Committee, menuturkan bahwa eSport bisa saja dipertandingkan dalam ajang Olimpiade. Namun, dengan catatan, game yang dipertandingkan dalam ajang olimpiade mesti bersih dari unsur-unsur kekerasan. Sedangkan dalam pandangan John Skipper, bos ESPN, eSport bukanlah olahraga. Menurutnya, eSport hanya sebatas aktivitas bermain untuk berkompetisi saja. Ia memberi contoh game catur sebagai permainan kompetisi yang bukan berwujud olahraga. Kesimpulannya, tak dapat dipungkiri bahwa status eSport sebagai olahraga memang kabur. Definisi eSport belum jelas dan seragam, karena ditafsirkan berbeda oleh berbagai kalangan Ada yang menganggap eSport sebagai olahraga, dan ada juga yang menganggap eSport sebagai hanya aktivitas bermain saja. Nah, terlepas dari debatable tersebut, kompetisi eSport tentunya akan menyuguhkan tontonan yang menarik. Terlebih, bila atlet-atlet eSport yang bertanding begitu tangguh. Nah, semoga atlet-atlet eSport Indonesia berhasil berprestasi dan mengharumkan nama bangsa dalam berbagai turnamen eSport internasional. Oleh: Rahadian (mas_rahadian@yahoo.co.id) Referensi:https://en.oxforddictionaries.com/definition/sport https://www.huffingtonpost.co.uk/entry/can-video-games-really-be-a-sport_uk_57c884b1e4b09f5b5e35ba9f?c2hmv8152ug2jra4i https://www.google.co.id/amp/s/www.polygon.com/platform/amp/2014/9/6/6113877/esports-not-a-sport-espn Gambar:https://cdn-images-1.medium.com/max/2000/1*f7hBz6hPrQYqsoDfDdS6cg.jpeg Lihat juga:Seri Steemit Puncak Bukit (https://steemit.com/steemit/@puncakbukit/seri-steemit-puncak-bukit-19-agustus-2018) Puncak Bukit (https://www.puncakbukit.net/) Laporan Olahraga (https://laporan-olahraga.blogspot.com/)
0.00
3
0

nyakbuddy
Futsal
0.00
2
0

jackrDiperbarui
Manajer Manchester United
0.00
4
0