Salam sukses bagi seluruh sahabat Scorum Indonesia dan dimanapun kalian berada. Siapa di antara sahabat Scorum yang tidak mengenal seni bela diri pencak silat? Pasti kalian semua mengetahui salah satu kekayaan budaya kita satu ini dong?

Pencak silat memiliki banyak aliran dengan ciri khasnya masing-masing yang menunjukkan identitas dan kekayaan budaya masyarakat di Indonesia. Berikut ini 5 aliran pencak silat yang disegani tidak hanya di Indonesia, tapi juga disegani dunia.

1.Persaudaraan Setia Hati Terate

Persaudaraan Setia Hati Terate atau biasa disebut PSHT ini didirikan oleh Ki Ngabehi Soeromihardjo (Eyang Suro) pada tahun 1903 di Kampoeng Tambak Gringsing, Surabaya. Saat ini PSHT memiliki lebih dari 200 cabang di Indonesia dan di beberapa negara seperti Inggris, Belanda, Malaysia, Taiwan, dan Korea.

PSHT telah menorehkan banyak prestasi yang mengharumkan nama bangsa Indonesia melalui berbagai kejuaraan tingkat nasional maupun internasional. Seperti kita ketahui bersama belum lama ini cabang olahraga pencak silat mendapatkan banyak medali emas dalam ajang Asian Games 2018. Salah satu emas telah dipersembahkan oleh pesilat putri binaan PSHT yaitu Puspa Arumsari. Sebelumnya, PSHT juga telah mengharumkan nama Indonesia dengan mempersembahkan dua medali emas melalui Rudi Susanto dan Sarah Tri Monita dalam ajang Belgia Open tahun 2017.

2.Perisai Diri

Perisai Diri didirikan secara resmi pada tanggal 2 Juli 1955 di Surabaya, Jawa Timur. Pendirinya adalah RM Soebandiman Dirdjoatmodjo, putra bangsawan Keraton Paku Alam. Pendiri perguruan Perisai diri ini telah mempelajari lebih dari 150 aliran silat nusantara dan mempelajari aliran kungfu siauw liem sie (shaolin) selama 13 tahun, sehinnga mendapat penghargaan pemerintah sebagai Pendekar Purna Utama. Saat ini perisai diri merupakan silat yang paling dikenal dan banyak anggotanya di Australia, Eropa, Jepang dan Amerika Serikat.

Salah satu prestasi yang ditorehkan perisai diri yaitu berhasil menyabet medali emas dalam Asian Games 2018 melalui perolehan Wewey Wita dari nomor tarung putri kelas B 50-55 kg. Kedepannya, Wewey Wita berencana akan berpartisipasi dalam kejuaraan dunia yang akan berlangsung di Singapura akhir tahun ini dan akan diikuti oleh 1.000 atlet dari 40 negara.

3.Tapak Suci Putera Muhammadiyah

Perguruan yang satu ini mungkin kalian sudah sering dengar. Perguruan Tapak Suci berdiri pada tanggal 31 Juli 1963 di Kauman, Yogyakarta.  Pada tahun 1964, tapak suci diterima menjadi organisasi otonom Muhammadiyah. Nama perguruan menjadi Tapak Suci Putera Muhammadiyah, disingkat Tapak Suci. Saat ini Tapak suci telah memiliki cabang istimewa di Kairo, Mesir. Selain itu Tapak Suci juga berkembang pesat di Aljazair, Malaysia, Jerman, dan Belanda.

Seperti perguruan pencak silat yang lain, Tapak Suci juga tidak ingin tertinggal untuk menyumbangkan prestasi bagi bangsa Indonesia. Dalam ajang Asian Games 2018, Tapak Suci menyumbangkan 2 medali emas melalui perolehan 2 sejoli Iqbal Candra dan Sarah Monita. 

4.Merpati Putih

Organisasi pencak silat Merpati Putih berkembang dari tradisi jawa sejak tahun 1550. Merpati Putih dikenal dengan perguruan pencak silat “Beladiri Tangan Kossong” (PPS Betako). Selain anggota dari Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI), Merpati Putih juga telah menjadi bagian dari Martial Arts Federation For World Peace (MAFWP). Tidak hanya itu, perguruan silat yang satu ini juga telah resmi menjadi salah satu anggota Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa atau International Pencak Silat Federation.

Dalam peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2018, Serka Heri Purnomo anggota PPS Betako Merpati Putih personel Kodam XVII/Cenderawasih, mengharumkan nama Indonesia dengan mencatat rekor dunia pematahan 201 batu beton hebel sebagai kado ulang tahun HUT ke-73 Kemerdekaan RI.

5.Persinas Asad

Perguruan Silat Nasional (PERSINAS) ASAD adalah suatu yayasan yang didirikan pada tanggal 30 April 1993. Perguruan Silat Nasional ASAD berasaskan Pancasila dan UUD 1945 dan bermaksud menghimpun seluruh potensi bangsa yang memiliki persamaan cita-cita, wawasan dan tujuan dalam melestarikan budaya bangsa, khususnya ilmu seni bela diri pencak silat nasional yang bersumber pada aliran Silat Cimande, Kunto, Cikaret, Singa Mogok, Nagan, Cikalong, Syahbandar, Garuda Mas, Sabeni, dan Tangkap Menangkap (TM).

Perguruan Silat Nasional (Persinas) ASAD juga turut menyumbangkan emas dalam Asian Games 2018. Medali emas diraih Abdul Malik setelah menundukkan pesilat Malaysia, Muhammaf Faizul M. Nasir dengan kemenangan telak 5-0. Sebelumnya, Persinas ASAD berjaya pada kejuaraan pencak silat dunia Belgia open yang diselenggarakan di Schoten, Belgia pada tanggal 6-7 Mei 2017. Dalam kejuaraan ini Persinas Asad yang tergabung dengan beberapa perguruan silat nasional lainnya mampu membawa Indonesia meraih juara umum dengan memperoleh total 14 medali.

Nah, menarik sekali bukan? Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dengan warisan budaya yang melimpah. Semoga kita semua selalu bisa menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa kita. 

Saya sendiri berpartisipasi dalam Perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Jadi, perguruan pencak silat mana yang kalian minati?