Filosofi free flow Bruce Lee dari awal memfokuskan efisiensi dalam bertarung secara real, sehingga dibutuhkan improvisasi cepat ketika bertarung di street fight. Bruce Lee selalu mempelajari seni bela diri lain dan mengkombinasikan satu sama lain sehingga menciptakan sebuah gaya seni bela diri yang benar-benar efisien, mematikan dan powerful di pertarungan nyata.

Bruce Lee - Sumber Gambar

Pada awal mulanya, kemampuan seni bela diri dalam masyarakat Tiongkok adalah ilmu silat atau wushu, dan bukan kung fu. Istilah dari kung fu itu sendiri pada masa itu tidaklah sepopuler seperti saat ini, karena istilah kung fu yang dikenal oleh masyarakat saat itu lebih mengarah kepada suatu keahlian dan keuletan yang khusus dan teruji unggul, misalnya keahlian memasak, keahlian bercocok tanam, dan lain-lain. Istilah kung fu menjadi populer setelah seorang legenda ilmu bela diri, yakni Bruce Lee mempopulerkan istilah kung fu di belahan dunia Barat. Tersentak dengan kemampuan, kecepatan dan kekuatan sang legenda, istilah kung fu menjadi sangat populer dan identik dengan Ilmu bela diri Tiongkok hingga kini.

Ilmu bela diri kung fu pada mulanya berkembang dari kebutuhan dan kemampuan manusia untuk bertahan hidup, baik untuk membela diri dari berbagai jenis serangan binatang buas, berburu untuk mendapatkan makanan, maupun untuk berperang melawan kelompok manusia lain yang dianggap menjadi ancaman terhadap keamanan hidup mereka. Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan tentang obat-obatan dan tubuh manusia di Tiongkok kuno - serta perang saudara yang berkepanjangan, seni bela diri kung fu pun berkembang pesat dan menyebar luas, sehingga membawa banyak kontribusi dan memengaruhi cikal bakal berbagai jenis ilmu bela diri di Asia, seperti Shorinji Kempo, Karate, Jujitsu, Taekwondo, Judo, Hapkido, Pencak Silat dan lain sebagainya.

Bruce Lee vs The American Karate Champion Rolex - Youtube

Pada halaman dua belas dari akhir abad edisi surat kabar harian utama Australia, sepuluh ikon tercantum namanya. Dalam beberapa cara eklektik, penulis menetapkan dalam urutan prioritas sepuluh orang dari abad kedua puluh mengangkat sebagai guru. Melihat identitas kung fu dalam sepuluh ikon abad kedua puluh sudah cukup memuaskan. Bahkan lebih memuaskan adalah kenyataan bahwa tidak ada gaya lain seni bela diri mendapat pengakuan tersebut maupun menarik perhatian penulis, dikaitkan dengan majalah Time. Tetapi arti dari penampilan Bruce Lee dalam sepuluh ikon terletak pada pengaruh besar yang ia buat dalam komunitas seni bela diri.

Wing chun dan jeet kun do adalah gaya Bruce Lee. Kisah hidupnya didokumentasikan dengan baik. Namun, dua aspek hidupnya paling menonjol. Pertama, di tengah permusuhan indah dari seni bela diri dunia Cina, Bruce Lee mengajarkan kung fu non Cina. Dengan demikian ia memancing amarah para tetua dari seni bela diri Cina dan dunia untuk tingkat signifikan sehingga diasingkan dari mereka. Tetapi dengan demikian ia juga memperluas pemahaman dunia kung fu bukan hanya sebagai seni bela diri tetapi sebagai suatu cara hidup. Aspek penting kedua dalam hidupnya adalah warisan yang ia tinggalkan. 

Bruce Lee meninggal pada tanggal 20 Juli 1973. Hampir tiga puluh tahun kemudian ia masih dianggap sebagai salah satu seniman bela diri terbaik di dunia yang pernah dikenal. Menurut jandanya, Linda Lee, Bruce haus untuk belajar semua seni pertempuran, itu tampaknya tak pernah puas baginya.


Terima kasih telah mengunjungi postingan saya, dan saya harap Anda menyukainya;
Salam, @tarjuddin.