Kita tentunya sudah tak asing lagi dengan olahraga MotoGP. Olahraga yang sangat identik dengan sosok Valentino Rossi ini termasuk olahraga adu balap motor. Selain adu teknologi kecanggihan adu mesin tim-tim yang berlaga, olahraga ini pun mengadu skill membalap para pembalapnya. Karena memacu motor begitu kencang di atas lintasan, pembalap sangat berisiko terjatuh. Ataupun, tak sengaja berbenturan dengan pembalap lain. Salah satu hal penting untuk menjaga keselamatan dan nyawa pembalap saat beradu kencang di atas lintasan yaitu pakaian. Selain pakaian, helm pun tentunya sangat penting.

Gambar 1. Pakaian Balap MotoGP

Seperti apa sesungguhnya mengenakan pakaian MotoGP? Saat membalap, pembalap diwajibkan mengenakan pakaian khusus. Desain dan warna pakaian ini berbeda untuk setiap tim. Bradley Smith, seorang pembalap MotoGP, menuturkan bahwa pakaian balap MotoGP melindungi tubuhnya. “Pakaian ini sangat memberikan perlindungan pada bagian bahu, siku, lengan, pergelangan tangan, sela-sela jari, dan area telapak tangan”, tuturnya, Selain mengenakan pakaian khusus MotoGP, pembalap pun mengenakan pelindung lainnya.”Kita juga mengenakan pelindung dada, punggung, pinggang, dan lutut”, tuturnya. Bahan kulit biasa digunakan sebagai bahan pakaian balap MotoGP. Dilengkapi juga dengan teknologi airbag. “Para pembuat menggunakan bahan kulit yang dilengkapi airbag (kantong udara) sehingga mengurangi benturan terhadap tulang saat terjatuh”, tuturnya. Singkatnya, pembalap mengenakan banyak pelindung tentu saja untuk menjaga keselamatan.

Gambar 2. Pembalap Terjatuh

Alpinestars yaitu salah satu merk yang menyediakan pakaian dan peralatan balap lainnya yang dikenakan tubuh untuk Dani Pedrosa dan juga Marc Marquez. Jeremy Appleton dari Alpinestars, dilansir dari stius redbull.com. menuturkan beberapa hal terkait pakaian balap MotoGP. Antara lain,

Berat rata-rata total pakaian ditambah perlengkapan lainnya yang dikenakan yaitu sekitar 4,5 kg. Pakaian ditambah perlengkapan lainnya memang sangat berat demi menjaga keselamatan pembalap saat beradu kencang di atas lintasan. Pakaian ini biasanya menggunakan kulit sapi ataupun kulit kangguru

Tubuh pembalap akan mengeluarkan banyak air. Karenanya, untuk mencegah dehidrasi, pada pakaian terdapat kantung air yang menyambung dengan penyedot yang terdapat pada helm. Pembalap dapat meneguk air saat membalap. Bila mengalami dehidrasi, biasanya konsentrasi akan menurun.

Pakaian balap pun dirancang agar tak membuat pembalap merasa gerah. Terdapat pori-pori pada pakaian balap sehingga sirkulasi udara berjalan dengan baik. Pembalap akan kurang nyaman membalap bila merasa gerah. Terlebih, bila suhu di sirkuit begitu panas.

Penjelasan Jeremy Appleton tersebut cukup menggambarkan tentang bagaimana sesungguhnya pakaian balap MotoGP. Demikian, penjelasan mengenai teknologi pakaian balap yang digunakan dalam ajang MotoGP. Seiring dengan kemajuan teknologi, teknologi pakaian balap MotoGP pun akan semakin berkembang. Karenanya, kita dapat menyaksikan keseruan adu balap lebih seru tanpa membahayakan keselamatan pembalap. Semoga tulisan ini menambah wawasan kita tentang olahraga MotoGP.

Oleh: Rahadian

(mas_rahadian@yahoo.co.id)

Referensi:

  • https://www.telegraph.co.uk/men/the-filter/11820630/11-things-you-need-to-know-about-MotoGP-riders.html
  • https://www.redbull.com/my-en/alpinestars-explain-how-their-motogp-leathers-are-made

Gambar:

  • https://cdn-5.motorsport.com/images/mgl/YMxX4O12/s8/motogp-repsol-honda-team-launch-2017-marc-marquez-repsol-honda-team.jpg
  • https://image.redbull.com/rbcom/010/2014-06-06/1331656920755_2/0001/1/1440/1/thomas-l%C3%BCthi-feels-the-benefits-of-his-leathers.jpg

Lihat juga: